AS Dilaporkan Akan Tutup Konsulat Jenderal di Medan

Anton Suhartono
Amerika Serikat dilaporkan akan menutup 5 misi diplomatik di luar negeri, salah satunya di Kota Medan (Foto: AP)

Beberapa pejabat Trump berpendapat, beberapa misi diplomatik asing yang kecil tidak penting dan pemborosan.

Rencana tersebut ditentang politisi Partai Demokrat dan beberapa mantan pejabat kebijakan luar negeri dan keamanan nasional AS. Mereka menilai pengurangan jejak diplomatik AS, ditambah pembubaran Badan Pembangunan Internasional AS (USAID), berisiko melemahkan kepemimpinan AS secara global. Mereka juga mengkhawatirkan peran USAID dan absennya misi diplomatik AS akan dimanfaatkan oleh Rusia dan China.

Deplu AS mengalami efisiensi besar-besaran di awal pemerintahan Trump,  memangkas puluhan biro dan memecat ratusan staf. Namun saat itu belum ada rencana menutup misi diplomatik asing.

Berbeda dengan pemerintahan Joe Biden (2021-2024), AS justru membuka lebih banyak misi diplomatik, semuanya di kawasan Pasifik. Tujuannya untuk memperkuat pengaruh AS yang bersaing dengan China.

China tidak memiliki misi diplomatik di Douala atau Winnipeg, namun memiliki kehadiran diplomatik di St George, Nagoya, dan Medan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Didepak dari Tur Konser Ed Sheeran, Rapper Macklemore Sumbang Rp18 Miliar untuk Palestina

3 hari lalu

Serang Iran Tanpa Izin Kongres, Menhan AS Pete Hegseth Dituduh Salah Gunakan Jabatan

3 hari lalu

Iran Gempur Kantor-Kantor Diplomatik AS di Timur Tengah, Nilai Kerusakan Capai Rp3,3 Triliun

3 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.696 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal