AS-Filipina Latihan Perang Besar-besaran, Libatkan 17.600 Tentara

Ahmad Islamy Jamil
Tentara AS mengikuti salah satu latihan yang digelar oleh militer negara itu, beberapa tahun lalu. (Foto: Dok. 2019)

Dari 8-10 April, Angkatan Bersenjata China juga melakukan latihan militer besar-besaran di wilayah laut dan wilayah udara di sekitar Taiwan. Sebagai tanggapan, pada 10 April, Angkatan Laut AS mengirim banyak kapal, termasuk kapal perusak rudal, melalui Laut Cina Selatan (LCS).

Pada Februari, Filipina memberikan akses kepada AS ke empat pangkalan militer tambahan. Lewat pangkalan tersebut, Washington DC dilaporkan berencana untuk memperkuat garis pertahanannya di sekitar China. 

Di bawah perjanjian yang disebut Enhanced Defense Cooperation Agreement, AS tidak diizinkan untuk memiliki pangkalan militer permanen di Filipina. Kendati demikian, dokumen yang ditandatangani pada 2014 itu mengatur masa tinggal pasukan AS yang dapat diperpanjang di berbagai pangkalan militer Filipina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
11 jam lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

11 jam lalu

Mengenal Sistem Pertahanan Patriot yang Digunakan Arab Saudi Cegat Rudal Houthi

12 jam lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS Pertimbangkan Longgarkan Sanksi Kapal Tanker

17 jam lalu

Peawat Jatuh di AS Tewaskan 6 Orang, Pilot Laporkan Ada Es di Sayap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal