AS Gempur 85 Target Garda Revolusi Iran, Joe Biden: Ini Akan Berlanjut!

Anton Suhartono
Joe Biden menegaskan serangan udara terhadap 85 posisi Garda Revolusi Iran di Irak dan Suriah pada Jumat kemarin hanya awalan (Foto: Reuters)

Di kesempatan yang sama, Menteri Pertahanan (Menhan) AS Lloyd Austin mengatakan Biden telah memberikan instruksi aksi tambahan terhadap Gaarda Revolusi Iran serta pihak-pihak yang terkait dengannya.

“Ini adalah awal dari respons kami,” kata Austin.

Hanya saja dia menegaskan bahwa AS tidak ingin berperang melawan Iran. Austin juga tidak yakin Iran ingin berperang dengan AS.

“Kami tidak menginginkan konflik di Timur Tengah atau di mana pun, tapi Presiden dan saya tidak akan menoleransi serangan terhadap pasukan AS,” kata Austin.

Sebelum serangan pembalasan AS tersebut, Presiden Iran Ebrahim Raisi menegaskan negaranya tidak akan memulai perang namun akan merespons dengan tegas siapa pun yang mencoba mengganggunya.

Serangan kelompok militan Irak pangkalan Yordania merupakan gempuran mematikan pertama terhadap pasukan AS sejak perang Israel-Hamas meletus pada 7 Oktober.

Para pejabat pertahanan AS menyebut serangan di pangkalan Yordania menggunakan drone buatan Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Ultimatum Kapal di Selat Hormuz: Keluar Jalur Resmi, Keamanan Tak Dijamin

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal