AS Gempur 85 Target Garda Revolusi Iran, Joe Biden: Ini Akan Berlanjut!

Anton Suhartono
Joe Biden menegaskan serangan udara terhadap 85 posisi Garda Revolusi Iran di Irak dan Suriah pada Jumat kemarin hanya awalan (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengonfirmasi serangan udara besar-besaran militernya ke wilayah Irak dan Suriah, Jumat (2/2/2024). Serangan itu mengincar 85 lebih target Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) serta kelompok-kelompok milisi pendukungnya di Irak dan Suriah. 

Serangan itu sebagai pembalasan atas gempuran drone kelompok militan Irak terhadap pangkalan AS di Yordania yang menewaskan tiga tentara dan melukai sedikitnya 40 lainnya.

Serangan pembalasan AS ini dilakukan dari beberapa platform, termasuk pesawat pengebom strategis B-1 yang diterbangkan langsung dari pangkalan di AS.

Biden menegaskan, serangan pembalasan ini baru awalan dan akan berlanjut, meski tak menyebutkan waktunya. 

"Respons kami dimulai hari ini. Ini akan berlanjut pada waktu dan tempat yang kami tentukan," kata Biden, dalam pernyataannya usai serangan, dikutip dari Reuters, Sabtu (3/2/2024). 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Trump Ubah Selat Hormuz Gunakan Namanya setelah Tolak Proposal Iran

17 jam lalu

Terungkap! Rudal Iran Hantam Kapal Perang AS di Selat Hormuz, 8 Marinir Luka termasuk Perwira

19 jam lalu

Trump Melunak! AS Siap Ringankan Sanksi Iran, asal...

1 hari lalu

Trump Disebut Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping, China Mau Beli?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal