AS Geram Turki Uji Coba Rudal S-400 Buatan Rusia

Anton Suhartono
Departemen Pertahanan AS mengecam keras uji coba rudal S-400 yang dilakukan Turki (Foto: AFP)

Program pembelian jet tempur siluman F-35 yang dilakukan Turki juga telah ditangguhkan terkait penggunaan rudal S-400 serta berdampak pada hubungan bilateral kedua negara.

Pernyataan Pentagon ini disampaikan beberapa jam setelah Erdogan mengonfirmasi rudal S-400 yang dikirim dari Rusia tahun lalu telah diuji coba angkatan bersenjata negaranya.

"Itu benar tentang uji coba, dilakukan dan akan dilanjutkan," kata Erdogan, seraya menegaskan negaranya tak perlu harus izin AS untuk melakukannya.

Erdogan menegaskan sikap AS soal pembelian S-400 tidak mengikat.

"Jika kami tidak menguji coba apa yang dimiliki di tangan, apa lagi yang akan kami lakukan," tuturnya.

Uji coba S-400 dilakukan meskipun Departemen Luar Negeri AS berulang kali memperingatkan akan menjatuhkan sanksi jika sistem pertahanan itu diaktifkan.

Sementara di sisi lain Turki menuduh AS tak mau menjual baterai sistem rudal pertahanan Patriot, sehingga beralih ke Rusia.

Turki menghadapi sanksi berdasarkan undang-undang tahun 2017 yang dikenal sebagai CAATSA. Isinya memberlakukan sanksi untuk setiap pembelian senjata dari Rusia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Alasan AS Usir Menlu dan Delegasi Iran

12 jam lalu

Heboh! Suntikan Berkali-kali Gagal Eksekusi Mati Napi di AS, Pejabat Mundur

13 jam lalu

AS Usir Menlu Iran Abbas Araghchi

16 jam lalu

Trump Klaim Iran Batalkan Rencana Bikin Senjata Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal