AS Ingin Perluas Keberadaan Militer ke Asia Tenggara untuk Cegah Pengaruh China

Anton Suhartono
Amerika Serikat akan memperluas kehadiran militer ke Asia Tenggara (Foto: Reuters)

"Kita perlu memiliki asumsi realistis mengenai lokasi dari mana kita mungkin bisa beroperasi," tuturnya.

Pernyataan Wormuth ini disampaikan saat pemerintahan Presiden Joe Biden meningkatkan keterlibatan militer di Asia Tenggara, kawasan yang dianggap sebagai pusat persaingannya dengan China.

Diplomat AS untuk Asia Timur yang juga Wakil Menlu Daniel Kritenbrink saat ini berada di Asia Tenggara. Dia tidak mengatakan di negara mana AS akan memperluas akses, namun menegaskan ada kemajuan dengan Filipina dalam memperbarui perjanjian militer lama.

Dia menjelaskan bagian penting dari peninjauan postur militer Departemen Pertahanan yang sedang berlangsung adalah mencari lebih banyak peluang untuk menempatkan peralatan tempur terlebih dulu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Kanselir Jerman Friedrich Merz Akui Negara-Negara Barat Terlalu Meremehkan Iran

Internasional
6 jam lalu

Penembakan di Acara Gedung Putih, Pelaku Didakwa Berusaha Bunuh Trump

Internasional
9 jam lalu

Trump Disebut sebagai Presiden Paling Banyak Diserang dalam Sejarah AS

Internasional
1 hari lalu

Sosok Cole Allen Pelaku Penembakan Acara Trump, Lulusan S2 Ilmu Komputer yang Jadi Guru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal