WASHINGTON, iNews.id - Militer Amerika Serikat (AS) dan Israel dilaporkan sedang mempersiapkan serangan gabungan terbaru terhadap Iran. Serangan mungkin saja berlangsung pada akhir pekan ini.
Stasiun televisi CBS News, mengutip keterangan sumber pejabat Gedung Putih, melaporkan AS dan Israel berpotensi melakukan pengeboman yang intensif terhadap infrastruktur energi Iran.
Laporan tersebut mengungkap, serangan mungkin dilakukan secara singkat untuk menghindari dampak ekonomi yang parah dan luas. Operasi gabungan terhadap Iran itu mungkin berakhir sebelum pasar keuangan dibuka pada Senin (3/8/2026), meski belum ada tenggat waktu pasti yang ditetapkan.
Sumber pejabat itu mengatakan, Israel telah diberi pengarahan dan berkoordinasi dengan Washington. Namun Presiden Donald Trump belum membuat keputusan akhir.
Seorang pejabat Israel mengatakan kepada CBS News, pihaknya belum mengetahui keputusan untuk melanjutkan operasi militer skala penuh dan belum diminta untuk bergabung dalam serangan terhadap Iran.