AS Izinkan Pengobatan Pasien Covid-19 Pakai Plasma Darah

Anton Suhartono
AS izinkan penggunaan plasma darah untuk pengobatan pasien Covid-19 (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) memberikan izin penggunaan plasma darah dari pasien Covid-19 yang sudah sembuh untuk terapi penyakit.

Presiden Donald Trump sehari sebelumnya menyalahkan FDA karena menghalangi peluncuran vaksin dan obat Covid-19 demi alasan politik.

Dalam cuitannya, Trump menyinggung Direktur FDA Stephen Hahn dengan mengatakan 'deep state' atau orang dalam di kalangan pejabat serta siapa pun di FDA mempersulit produsen obat yang akan menguji coba vaksin dan obat.

"Jelas, mereka berharap dapat menunda jawaban sampai setelah 3 November. Harus fokus pada kecepatan dan menyelamatkan nyawa," kata Trump, seperti dikutip dari Reuters, Senin (24/8/2020).

Hahn mengaku dirinya atau pejabat lain belum berkomunikasi dengan Trump. Dia memastikan keputusan untuk menggunakan plasma darah itu tidak terkait dengan Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Banjir Dukungan dari Eropa, Denmark Mantap Pertahankan Greenland meski Diancam Trump

Internasional
6 jam lalu

Nah, Trump Repost Pesan Menlu AS Marco Rubio Bakal Pimpin Kuba

Internasional
6 jam lalu

Trump Posting Gambar Klaim Jabat Presiden Venezuela Sementara

Internasional
7 jam lalu

Menhan Pakistan: Trump Seharusnya Culik Netanyahu bukan Maduro

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal