AS Jatuhkan Sanksi kepada Perusahaan Minyak China CNOOC dan Produsen Chip SMIC

Anton Suhartono
AS jatuhkan sanksi kepada dua perusahaan China, salah satunya CNOOC (Foto: AFP)

Pemicunya, departemen menyebut ada risiko peralatan-peralatan yang dipasok ke SIMC digunakan untuk tujuan militer.

Daftar 'Perusahaan Militer Komunis China' sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang tahun 1999 mewajibkan Departemen Pertahanan untuk menyusun katalog perusahaan yang dimiliki atau dikendalikan oleh Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Meski demikian Pentagon baru menjalankan amanat UU itu pada 2020. 

Perusahaan raksasa lainnya seperti Hikvision, China Telecom, dan China Mobile, juga sudah dimasukkan dalam daftar pada awal 2020.

Gedung Putih bulan lalu menerbitkan perintah eksekutif yang berusaha memenuhi daftar tersebut dengan melarang investor AS membeli sekuritas perusahaan-perusahaan yang masuk daftar hitam mulai November 2021.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
23 menit lalu

Puluhan Anggota DPR AS Desak Trump Buka Rahasia Senjata Nuklir Israel, Jangan Hanya Iran

Nasional
16 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat ke Rp17.333 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Internasional
16 jam lalu

Kongres AS Minta Akses Senjata Nuklir Israel, Berapa Jumlah Hulu Ledaknya?

Internasional
17 jam lalu

Presiden Kuba Kecam Menlu AS: Pejabat Negara Tak Tahu Instruksi Trump!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal