AS Jual Senjata ke UEA, Israel Tak Khawatir Kekuatan Militernya Berkurang

Antara
Pesawat tempur F-35 buatan Amerika Serikat. (foto: ist)

Jerusalem Post mengutip pernyataan Friedman yang mengatakan bahwa kalaupun UEA suatu hari nanti akan mendapatkan izin untuk membeli F-35, pembuatan dan pengadaan jet-jet tempur itu akan memakan waktu bertahun-tahun.

Friedman mengatakan, saat UEA berusaha memiliki persenjataan yang lebih canggih, "proses QME akan dimulai seperti sebelumnya", menurut surat kabar tersebut.

Acuannya adalah pemahaman puluhan tahun bahwa Washington menahan diri untuk tidak menjual senjata ke Timur Tengah yang dapat menumpulkan "keunggulan militer kualitatif (QME)" Israel.

Prinsip QME itu telah diterapkan pada jet tempur F-35 yang sejauh ini tidak dijual ke negara-negara Arab.

Selama wawancara dengan Channel 13, Galant mengatakan Israel dan Amerika Serikat pernah berbeda pendapat pada masa lalu mengenai penjualan senjata AS di wilayah tersebut.

"Mereka menjual (jet tempur F-15 ke Saudi beberapa tahun lalu. Kami juga tidak menyukainya saat itu," kata Galant.

"Tetapi selama ini, Amerika Serikat mempertahankan keunggulan kualitatif kita. Itu berarti, ketika yang lain memiliki F-15e kami memiliki F-15i, setingkat di atas," katanya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Nasional
33 menit lalu

Sosok Praka Farizal, Prajurit TNI asal Kulonprogo yang Gugur Diserang Israel di Lebanon

Internasional
37 menit lalu

Iran Akan Permanenkan Tarif bagi Setiap Kapal yang Lintasi Selat Hormuz

Internasional
2 jam lalu

AS dan Israel Siapkan Skenario Militer terhadap Iran jika Negosiasi Damai Buntu

Nasional
2 jam lalu

Anies Berduka Prajurit TNI Anggota UNIFIL Gugur akibat Serangan Israel: Kami Marah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal