AS Kecam Pembakaran Alquran saat Idul Adha di Swedia, tapi...

Anton Suhartono
Amerika Serikat mengecam pembakaran Alquran di Swedia tapi mengingatkan kejadian itu jangan sampai mengganggu upaya Swedia bergabung ke NATO (Foto: Reuters)

Demonstrasi pembakaran Alquran itu dilakukan seorang imigran asal Irak, Salwan Momika, di luar masjid Stockholm pada Rabu (28/6/2023). Aksi itu dilakukan saat umat Islam di Stockholm melaksanakan Sholat Idul Adha.

Sebelum membakar Kitab Suci umat Islam tersebut, Momika melempar dan menginjak-injaknya ke tanah seraya melontarkan pernyataan yang menghina Islam.

Pemerintah Swedia sebenarnya sudah melarang demonstrasi pembakaran Alquran setelah politikus anti-Islam Rasmus Paludan melakukannya pada awal tahun ini. Namun pada 12 Juni, pengadilan banding Swedia menguatkan putusan pengadilan untuk membatalkan larangan pembakaran Alquran dengan alasan membatasi kebebasan berpendapat.

Disebutkan, polisi tidak memiliki dasar hukum untuk melarang dua demonstrasi pembakaran Alquran yang berlangsung pada awal tahun ini, salah satunya dilakukan Paludan.

Polisi menolak izin dua demonstrasi pembakaran Alquran pada Februari dengan alasan keamanan. Namun dua orang yang melakukan demonstrasi yakni di luar kedubes Irak dan Turki mengajukan banding.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump Kirim Proposal Perjanjian Nuklir AS-Saudi ke Kongres, Syaratnya Harus Berdamai dengan Israel

2 hari lalu

Nah, AS Bersedia Batalkan Operasi Ekonomi terhadap Iran asal Selat Hormuz Dibuka Total

2 hari lalu

Pengadilan AS Larang Lelang 100 Lebih Benda Peninggalan Kapal Titanic, Kenapa?

2 hari lalu

Bangladesh Pertimbangkan Gabung Pakta Pertahanan Makkah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal