Dia menuduh Korut memasok peralatan militer ke Rusia untuk digunakan dalam perang di Ukraina. Sebagai imbalannya, Rusia memberikan dukungan teknis kepada Korut guna mencapai kemajuan militer.
“Ini merupakan kekhawatiran nyata terhadap keamanan Semenanjung Korea, kekhawatiran nyata terhadap rezim non-proliferasi global, kekhawatiran nyata terhadap agresi Rusia di Ukraina, dan kekhawatiran nyata atas pelanggaran berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB,” kata Blinken.
Dia menegaskan, AS dan dua sekutunya di Asia Timur, Korsel dan Jepang, meningkatkan kerja sama dalam menghadapi Korut.
Sementara itu Park mengatakan China mempunyai peran konstruktif dalam mengatasi ketegangan oleh hubungan antara Korut dan Rusia.
Kunjungan Blinken selama 2 hari di Korsel merupakan yang pertama dalam 2,5 tahun. Ini merupakan rangkaian tur Asianya, meliputi Jepang dan India.