AS Klaim Berhasil Uji Coba Sistem Anti-Rudal Balistik Antarbenua

Nathania Riris Michico
Militer AS menembakkan rudal balistik antarbenua (ICBM) di Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg pada 2017. (FOTO: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Militer Amerika Serikat (AS) mengklaim berhasil menguji coba sistem anti-rudal balistik antarbenua (ICBM), dengan target diluncurkan dari Kepulauan Marshall. Target itu ditembak jatuh oleh dua rudal pencegat yang berbasis di California.

Untuk melindungi negara dari ancaman ICBM, AS mengembangkan sistem Midcourse Defense (GMD) yang berbasis di darat, yang dirancang untuk menembakkan rudal pencegat ke luar angkasa dan menggunakan energi kinetik untuk menghancurkan target yang masuk.

Dalam pernyataannya, militer AS menyebut uji coba itu merupakan yang pertama yang berhasil melibatkan tembakan serentak dari rudal pencegat.

Rudal pencegat pertama terletak lebih dari 4.000 mil (6.500 kilometer) dari tempat simulasi peluncuran ICBM dan ditujukan ke kendaraan target, sementara yang kedua ditujukan ke sisa puing target.

Kepala Badan Pertahanan Rudal, Letnan Jenderal Angkatan Udara Samuel Greaves, menyebut uji coba itu sebagai "tonggak penting."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
13 hari lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

17 hari lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

31 hari lalu

Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik

1 bulan lalu

Harga Minyak Dunia Naik usai AS Serang Iran, Pasokan Makin Ketat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal