AS Kutuk Iran karena Gunakan Kekerasan Hadapi Demonstran yang Rusuh

Nathania Riris Michico
Sebuah pom bensin terbakar selama protes kenaikan harga bensin, di Teheran, Iran, Minggu, 17 November 2019. (FOTO: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Gedung Putih mengutuk Iran karena menggunakan kekuatan mematikan terhadap demonstran selama kerusuhan yang menewaskan dua orang, seorang warga sipil dan polisi. Pihak berwenang Iran juga menangkap puluhan warga dan membatasi akses internet.

"Amerika Serikat mendukung rakyat Iran dalam protes damai mereka terhadap rezim yang seharusnya memimpin mereka," kata juru bicara Gedung Putih Stephanie Grisham, seperti dilaporkan AFP, Senin (187/11/2019).

"Kami mengutuk pasukan mematikan dan pembatasan komunikasi parah yang digunakan terhadap demonstran."

Kerusuhan meletus pada Jumat (15/11/2019), beberapa jam setelah Iran mengumumkan harga gas akan naik menjadi 15.000 real per liter (12 sen AS) dari 10.000 untuk 60 liter pertama; serta 30.000 real untuk setiap bahan bakar tambahan yang dibeli setelah itu setiap bulan.

Ini merupakan kenaikan harga yang tidak bisa diterima warga, mengingat ekonomi Iran terpukul sejak Mei tahun lalu, ketika Presiden Donald Trump secara sepihak menarik AS keluar dari perjanjian nuklir 2015 dan menerapkan kembali sanksi ekonomi yang melumpuhkan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Gawat! AS Siapkan Serangan Beberapa Minggu ke Iran Begitu Keluar Perintah dari Trump

Internasional
1 hari lalu

4 Alasan Trump Bersedia Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei

Internasional
2 hari lalu

Mengenal Rudal Khorramshahr-4 Iran yang Siap Digunakan Perang Lawan AS

Internasional
2 hari lalu

Israel Gagal Yakinkan Trump untuk Serang Iran, Negosiasi Nuklir Tetap Berlanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal