JAKARTA, iNews.id - Amerika Serikat (AS) mengutuk serangan bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021).
Kedutaan Besar AS di Jakarta menyatakan, serangan tersebut mencederai toleransi dan keberagaman yang selama dijunjung tinggi masyarakat Indonesia.
"Amerika Serikat mengutuk keras serangan terhadap Gereja Katedral di Makassar. Serangan terhadap jemaat yang sedang beribadah mencederai toleransi dan penghormatan atas keberagaman yang dijunjung tinggi oleh rakyat Indonesia," bunyi pernyataan Kedubes AS.
Kedubes juga menyampaikan bekasungkawa kepada keluarga korban atas serangan yang melukai 19 orang dan menewaskan dua pelaku tersebut. Pelaku bom bunuh diri dua orang yakni pasangan suami istri.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan dari data yang diperoleh keduanya baru menikah 6 bulan.
"Pelaku pasangan suami istri baru menikah 6 bulan," kata Argo.