AS Kutuk Keras Bom Gereja Katedral Makassar: Cederai Toleransi dan Keberagaman

Anton Suhartono
Amerika Serikat mengutuk keras bom bunuh diri Gereja Katedral, Makassar (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Amerika Serikat (AS) mengutuk serangan bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021).

Kedutaan Besar AS di Jakarta menyatakan, serangan tersebut mencederai toleransi dan keberagaman yang selama dijunjung tinggi masyarakat Indonesia.

"Amerika Serikat mengutuk keras serangan terhadap Gereja Katedral di Makassar. Serangan terhadap jemaat yang sedang beribadah mencederai toleransi dan penghormatan atas keberagaman yang dijunjung tinggi oleh rakyat Indonesia," bunyi pernyataan Kedubes AS.

Kedubes juga menyampaikan bekasungkawa kepada keluarga korban atas serangan yang melukai 19 orang dan menewaskan dua pelaku tersebut. Pelaku bom bunuh diri dua orang yakni pasangan suami istri

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan dari data yang diperoleh keduanya baru menikah 6 bulan. 

"Pelaku pasangan suami istri baru menikah 6 bulan," kata Argo. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
33 menit lalu

Trump Teken Instruksi Presiden, Berlakukan Tarif 10% untuk Semua Negara

Internasional
2 jam lalu

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Global, Trump: Negara Lain Gembira, Menari-nari di Jalan

Nasional
2 jam lalu

Kesepakatan Dagang Baru: Produk AS Masuk RI Tak Wajib Sertifikasi Halal

Internasional
4 jam lalu

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Global, Trump Melawan: Saya Berhak!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal