AS Labeli Gerakan Boikot Israel untuk Bela Palestina sebagai Kanker dan Anti-Semit

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo. (Foto: AFP)

YERUSALEM, iNews.id – AS akan melabeli setiap kampanye boikot, divestasi, dan sanksi (BDS) terhadap Israel sebagai gerakan sebagai anti-Semit. BDS adalah gerakan global yang berupaya mengisolasi Israel atas perlakuan kejamnya terhadap Palestina.

Tak hanya dicap sebagai anti-Semit, BDS bahkan juga disebut Menteri Luar Negeri (Menlu) AS, Mike Pompeo, sebagai “kanker”.

“Kami (Amerika Serikat) akan menganggap kampanye BDS anti-Israel global sebagai anti-Semit. Kami ingin berdiri dengan semua negara lain yang mengakui gerakan BDS sebagai kanker,” kata Pompeo saat tampil bersama dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Nentayhu, di Yerusalem, Kamis (19/11/2020).

Pompeo mengatakan, sebagai menlu AS, dia juga melakukan kunjungan pertama ke Dataran Tinggi Golan—wilayah yang dirampok Israel dari Suriah—pada Kamis ini.

Tahun lalu, pemerintahan AS di bawah Presiden Donald Trump membuat keputusan kontroversial yang mengakui kedaulatan Israel atas Golan. Wilayah tersebut direbut negara Yahudi itu dari Suriah dalam Perang Enam Hari pada 1967.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

JK: Kalau Board of Peace Bisa Bawa Damai di Palestina, Kita Dukung

Internasional
15 jam lalu

30% Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Iran Anak-Anak, Rudal Ditembak dari UEA

Nasional
19 jam lalu

Momen Prabowo Menangis Terharu, Apresiasi Baznas Salurkan Bantuan ke Palestina

Internasional
20 jam lalu

Negara-Negara Teluk Marah ke AS usai Wilayahnya Digempur Drone Iran Tanpa Peringatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal