AS Mungkin Batal Jual Drone Tempur MQ-1C Gray Eagle ke Ukraina, Takut Jatuh ke Tangan Rusia

Anton Suhartono
Drone MQ-1C Gray Eagle (Foto: Topwar)

Sebenarnya pertimbangan tersebut sudah diabaikan saat melakukan tinjauan awal, namun muncul kembali dalam pertemuan para pejabat Pentagon pada akhir pekan lalu.

Seorang sumber mengatakan, keputusan apakah AS akan melanjutkan penjualan drone yang juga disebut Predator itu atau tidak masih dipertimbangkan secara mendalam oleh rantai komando di Pentagon. Sejauh ini belum ada kepastian.

Salah satu opsi yang mengemuka adalah mengganti paket radar dan sensor pada drone dengan alat yang kurang canggih. Masalahnya, penggantian itu bisa memakan waktu berbulan-bulan.

Sekalipun Pentagon memberi lampu hijaun, keputusan ini masih bisa dijegal oleh Kongres.

Empat unit drone Gray Eagle buatan General Atomics tersebut semula dijadwalkan akan dikirim ke Angkatan Darat AS untuk diserahkan ke Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Selat Hormuz Tak Kunjung Dibuka, Harga Minyak Dunia Naik Lagi

8 jam lalu

AS Sukses Uji Coba Tahap Pertama Rudal Pertahanan Luar Angkasa Goden Dome

10 jam lalu

Trump Dievakuasi dari Pesawat Air Force One Setelah Israel Peringatkan Serangan Rudal Iran

12 jam lalu

Senator AS: Amerika Kalah Perang, Iran Justru Semakin Kuat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal