AS Pastikan Warga Muslim Beribadah Tanpa Rasa Takut Selama Ramadan

Nathania Riris Michico
Polisi AS tampak melakukan pengamanan di Islamic Center Washington DC (foto: REUTERS).

Laporan New York Times mengindikasikan bahwa dua kelompok militan yang melakukan serangan di Sri Lanka, merupakan pembalasan terhadap serangan di Selandia Baru.

Lebih jauh, O’Neill juga mendorong warga masyarakat untuk mengintensifkan komunikasi dengan polisi dan aparat keamanan lain selama Ramadan.

"Hubungan personal ini sangat penting. Kami mendapati bahwa ketika kita bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, keamanan publik lebih terjamin dan terasa berbeda. Kami ingin setiap orang memberi masukan atas isu-isu di pemukiman mereka," ujar dia, menambahkan.

Menurut data statistik Kepolisian New York, ada 361 kejahatan bernuansa kebencian atau hate crime di kota itu pada 2018; naik dibanding tahun 2017 dengan 228 kejahatan bernuansa kebencian.

Namun secara keseluruhan, polisi mengatakan serangan anti-Muslim tahun 2018 turun dibanding 2017. Jika pada 2017 tercatat ada 34 serangan anti-Muslim, maka tahun lalu turun menjadi 18 serangan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Makro
1 hari lalu

BPS Catat Inflasi Maret 2026 Turun jadi 0,41% meski Puasa dan Lebaran

Nasional
2 hari lalu

Menlu 8 Negara Kecam Keras Israel: Halangi Ibadah di Masjid Al Aqsa hingga Gereja Suci Yerusalem

Nasional
12 hari lalu

Airlangga Yakin Ekonomi RI Tumbuh 5,5%, Didorong Geliat Ramadan

Nasional
13 hari lalu

Menag Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H: Puasa Perkuat Empati dan Kepedulian Sesama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal