AS Peringatkan Kemungkinan Serangan Teror Susulan di Sri Lanka

Anton Suhartono
Hotel Shangri-la Kolombo jadi sasaran serangan bom (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat memperbarui status 'nasihat perjalanan' bagi warganya ke Sri Lanka menyusul ledakan di delapan lokasi, Minggu (21/4/2019), yang menewaskan 290 orang, termasuk warga asing.

Kemlu menyebut ada kemungkinan serangan teror susulan usai ledakan pada Minggu kemarin yang menyasar gereja dan hotel.

"Teroris mungkin menyerang dengan sedikit atau tak ada peringatan," bunyi pernyataan Kemlu AS, mengiringi pembaruan status nasihat perjalanan, seperti dikutip dari Reuters, Senin (22/4/2019).

Disebutkan pula, target serangan adalah tempat-tempat kunjungan turis, sarana transportasi, pusat perbelanjaan, hotel, tempat ibadah, dan area publik lainnya.

Serangan pada Minggu kemarin ditargetkan ke empat hotel yang seluruhnya berada di ibu kota Kolombo. Sementara tiga gereja yang menjadi sasaran berada di Kota Kolombo, Negumbo, dan Batticaloa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Destinasi
2 hari lalu

Melihat Lebih Dekat Hotel di Semarang yang Padukan Sejarah dengan Pengalaman Kontemporer

Destinasi
16 hari lalu

Liburan 2026 Lebih Hemat dengan Pilihan Hotel Mulai Rp100.000

Nasional
24 hari lalu

Hotel untuk Kampung Haji RI Belum Bisa Digunakan Tahun Ini, Begini Alasannya

Nasional
27 hari lalu

Danantara Targetkan Kampung Haji di Makkah Tahap Awal Tampung 22.000 Jemaah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal