AS Prihatin Militer Myanmar Terapkan Jam Malam dan Larang Perkumpulan Lebih dari 5 Orang

Djairan
Ned Price (Foto: Reuters)

Merespons kudeta militer, AS mengambil sikap dengan membatasi bantuan untuk Myanmar dan mengancam akan menjatuhkan sanksi baru lainnya terhadap militer negara tersebut.

Tak hanya itu, AS juga telah berupaya mendorong tetangga Myanmar, China, untuk secara terbuka bergabung dengan negara lain mengecam gerakan antidemokrasi oleh militer Myanmar. 

Namun, China sejauh ini menggambarkan pengambilalihan pemerintahan oleh militer Myanmar adalah perombakan kabinet besar-besaran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
2 hari lalu

Jasa Marga Tutup Sementara Akses Keluar Slipi Tol Dalam Kota Imbas Demo May Day

Nasional
2 hari lalu

Pimpinan DPR Terima Audiensi Perwakilan Massa Buruh Demo May Day 2026

Nasional
2 hari lalu

Massa Buruh Mulai Berdatangan ke Gedung DPR Siang Ini jelang Demo May Day

Nasional
3 hari lalu

10.000 Buruh bakal Geruduk DPR saat May Day, Sampaikan 10 Tuntutan Ini 

Bisnis
8 hari lalu

BNI Menanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal