AS: Rusia Harusnya Tidak Berpikir NATO Lakukan Provokasi 

Umaya Khusniah
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby. (Foto: AP Photo)

WASHINGTON, iNews.id - Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby mengatakan Rusia seharusnya tidak menganggap tambahan pasukan NATO di Eropa Timur sebagai provokasi. 

“Tidak ada alasan Putin perlu melihat perubahan postur kekuatan di sisi timur NATO sebagai provokasi. NATO akan selalu menjadi aliansi pertahanan,” kata Kirby, Jumat (1/7/2022).

Dia menambahkan, penambahan pasukan itu merupakan tanggapan yang sah yang dilakukan oleh sebuah aliansi defensif terhadap agresi Rusia di Ukraina.

Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden pada Rabu (29/6/2022) mengatakan akan lebih banyak pasukan yang akan dikirim ke Polandia, Rumania dan negara-negara Baltik. Tak hanya itu, NATO juga mengirimkan tambahan pesawat dan kapal AS.

“Alasan kami harus melakukan ini adalah karena Putin telah menjadi penyebab destabilisasi di benua itu. Putin memutuskan untuk menyerang negara tetangga yang berdaulat. Putin-lah yang agresor,” kata Kirby.

Pensiunan Laksamana Angkatan Laut AS yang meninggalkan pekerjaannya sebagai juru bicara Pentagon untuk pindah ke Gedung Putih itu juga berpendapat, NATO ingin konflik di Ukraina berakhir.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Iran Masih Tutup Selat Hormuz, Belum Tentukan Waktu Negosiasi dengan AS

Internasional
14 jam lalu

Iran Akan Blokade Selat Hormuz sampai Kesepakatan Damai dengan AS Dicapai

Internasional
11 jam lalu

Ini 2 Ganjalan yang Bikin AS dan Iran Belum Bisa Berdamai

Internasional
1 hari lalu

Iran Beri Syarat Selat Hormuz Bisa Dibuka Terus, Apa Itu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal