AS Sebut Wagner Dapatkan Senjata untuk Perang di Ukraina Lewat Mali

Umaya Khusniah
AS menuduh kelompok tentara bayaran Rusia, Wagner Group berusaha mengaburkan upayanya mendapatkan senjata yang digunakan di Ukraina. (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menuduh kelompok tentara bayaran Rusia, Wagner Group berusaha mengaburkan upayanya mendapatkan senjata yang digunakan di Ukraina. Informasinya, Wargner berupaya mendapatkan perlengkapan militer melalui Mali

"Ada indikasi Wagner berusaha membeli sistem militer dari pemasok asing dan mengirimkan senjata ini melalui Mali sebagai pihak ketiga,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller, Senin (22/5/2023). 

Dia menambahkan, Wagner bersedia menggunakan dokumen palsu untuk transaksi semacam itu. Meski demikian, Miller menambahkan, pihaknya belum melihat indikasi bahwa upaya ini telah diselesaikan atau dilaksanakan.

"Tetapi kami memantau situasinya dengan cermat," katanya.

Miller mengatakan Washington telah menjatuhkan sanksi pada sejumlah orang dan entitas yang mendukung operasi militer Wagner. AS akan segera menambah sanksi tersebut.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Presiden Zelensky Ungkap 55.000 Tentara Ukraina Tewas dalam Perang Melawan Rusia

Internasional
13 jam lalu

Bill Gates Minta Maaf Berhubungan dengan Predator Seks Jeffrey Epstein: Saya Bodoh!

Internasional
13 jam lalu

Tegas, Rusia Tak Akan Biarkan Iran Sendirian Hadapi Konflik dengan AS

Internasional
15 jam lalu

Iran Rilis Data Resmi Korban Tewas Demonstrasi Rusuh, Segini Jumlahnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal