AS Serang Iran Lagi, Ledakan Guncang Kota-Kota di Sepanjang Selat Hormuz

Anton Suhartono
Militer AS kembali melancarkan serangan ke Iran, Rabu (10/6) (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Militer Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan ke Iran, Rabu (10/6/2026) malam waktu setempat. Serangan itu berlangsung setelah Presiden Donald Trump mengancam akan menyerang Iran dengan keras lantaran negara itu mengulur-ulur waktu untuk meneken kesepakatan damai dengan AS.

Komando Pusat AS (Centcom) mengumumkan serangan pertahanan diri terbaru sebagai "tanggapan terhadap agresi Iran yang tidak beralasan dan berkelanjutan".

Akibat serangan tersebut ledakan terdengar di Pulau Qeshm, Teluk Hormuz, serta sejumlah kota lain, termasuk Bandar Abbas dan Sirik. Belum jelas kerusakan yang ditimbulkan serta apakah ada korban jiwa atau tidak.

Sebelumnya Trump menulis di akun media sosial Truth Social, para pemimpin Iran "terlalu lama bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan". Pernyataan itu dilanjutkan dengan ancaman bahwa AS akan menyerang Iran lebih keras lagu, termasuk menargetkan infrastruktur jembatan dan pembangkit listrik.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth kemudian mengatakan bom akan "dijatuhkan di fasilitas-fasilitas penting di Iran".

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Hamas Siap Lucuti Senjata, Syaratnya Israel Harus Tarik Pasukan dari Jalur Gaza

1 hari lalu

Selat Hormuz Membara! AS Balas Serangan Iran dengan Operasi Militer

1 hari lalu

Trump Umumkan Board of Peace Sepakat Lucuti Senjata Hamas di Gaza

2 hari lalu

Arab Saudi Bentuk Aliansi Pertahanan 14 Negara, Lindungi Laut Merah dari Serangan Antek-Antek Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal