AS Serang Venezuela Gunakan Senjata Rahasia, Lumpuhkan Rudal Rusia dan China

Anton Suhartono
Donald Trump mengklaim militer AS menggunakan senjata rahasia dalam operasi militer besar ke Venezuela pada 3 Januari 2026 (Foto: AP)

Efek Senjata: Lumpuhkan Sistem Pertahanan hingga Sebabkan Kerusakan

Laporan internasional juga mengutip saksi dan pemberitaan yang menggambarkan efek Discombobulator sebagai sesuatu yang tidak hanya menonaktifkan peralatan militer, tetapi juga berdampak pada personel yang berada di lapangan. Beberapa saksi menyatakan bahwa radar dan sistem komunikasi Venezuela tiba-tiba mati, dan sejumlah penjaga pribadi Maduro mengalami efek fisik aneh seperti mimisan atau muntah darah saat operasi berlangsung malam itu. 

Walaupun detail teknis senjata ini belum diungkap, beberapa media internasional menyebutnya sebagai senjata gelombang suara atau energi terarah, sesuatu yang “belum dimiliki negara lain” menurut Trump. 

Operasi yang Mendominasi Perhatian Internasional

Operasi militer AS di Venezuela terjadi di tengah eskalasi ketegangan panjang antara Washington dengan pemerintahan Maduro, yang sudah lama dituduh AS terlibat dalam perdagangan narkoba dan kejahatan lintas negara. Serangan itu merupakan puncak dari kampanye militer yang dikenal sebagai Operation Southern Spear, sebuah misi AS yang dimulai pada akhir 2025 yang mencakup serangkaian serangan terhadap kapal serta land strike di wilayah Venezuela. 

Maduro sendiri kini ditahan di AS menjalani proses hukum, sementara AS menyatakan keinginannya untuk “mengelola” Venezuela dan sumber dayanya setelah penangkapan pemimpin negara itu. 

Reaksi Global dan Kontroversi

Pengungkapan senjata ini telah memicu diskusi di panggung internasional. Kritikus menilai bahwa penggunaan teknologi seperti Discombobulator tanpa penjelasan penuh bisa membawa implikasi hukum dan etika serius. Beberapa negara, termasuk sekutu AS, juga mempertanyakan legalitas serta dampaknya terhadap hukum internasional. Namun demikian, pihak AS berdalih tindakan itu diperlukan untuk melumpuhkan ancaman rudal dan pertahanan udara yang bisa membahayakan pasukan dalam operasi semacam itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 jam lalu

Trump: Iran Tak Akan Bisa Lagi Bikin Senjata Nuklir

1 jam lalu

AS Dilanda Wabah Virus Siklosporiasis, Lebih dari 10.000 Kasus 2 Orang Tewas

2 jam lalu

Purbaya Bocorkan Rencana China Perpanjang Jalur Whoosh hingga Jatim

8 jam lalu

Menhan AS Bantah Nyaris Kehabisan Rudal untuk Tangkis Serangan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal