Obat Covid-19. (Foto: Ilust/okezone)
Umaya Khusniah

CHICHAGO, iNews.id - Pil dari Pfizer mendapat persetujuan dari regulator kesehatan Amerika Serikat (AS) untuk penggunaan perawatan pasien Covid-19 di rumah. Ini merupakan obat pertama yang dapat digunakan pasien yang menjalani perawatan di rumah. 

Persetujuan ini diberikan pada Rabu (22/12/2021). Dengan adanya obat ini akan memungkinkan pasien untuk menjauh dari rumah sakit dan menjalani pengobatan gejala Covid-19. 

Obat Paxlovid dari Pfizer, mendapat sambutan hangat di masyarakat karena kemampuannya untuk mengobati aspek paling serius dari Covid-19, dengan efektivitas sekitar 90 persen. Selain itu, obat ini dinilai memiliki efek samping yang minim. 

Food and Drug Administration (FDA) menyetujui Paxlovid untuk pasien usia 12 tahun ke atas. Hasil penelitian menunjukkan obat tersebut mengurangi risiko rawat inap dan kematian hingga 89 persen, bila diberikan kepada pasien dengan gejala ringan hingga sedang.

Namun demikian, obat ini hanya tersedia dengan resep setelah pasien dinyatakan positif Covid-19. Obat ini paling efektif bila diberikan dalam waktu lima hari dari gejala.

Saat ini, obat tersebut akan sulit ditemukan. Namun pemerintah AS akan menjatah pengiriman ke daerah-daerah yang paling parah dilanda Covid-19.

Pfizer mengaku membutuhkan sekitar sembilan bulan untuk memproduksi obat itu. Tetapi mereka memperkirakan akan memangkas setengah waktu pembuatannya di tahun depan. Pfizer juga berencana untuk mengirimkan 80 juta dosis obat ke negara lain.

FDA juga diharapkan untuk menyetujui obat Covid-19 rumahan lain dari Merck. Dengan adanya dua obat ini diharapkan dapat menawarkan perlindungan terhadap varian omicron, yang sekarang merupakan jenis dominan Covid-19.

Meskipun hanya ada satu kematian yang dilaporkan dari jenis itu di AS, rumah sakit di beberapa negara bagian khususnya Midwest merasa kewalahan. Rata-rata ada 140.000 infeksi baru per hari di AS.


Editor : Umaya Khusniah

BERITA TERKAIT