AS Setujui Paxlovid dari Pfizer Jadi Obat Covid-19 Pertama untuk Pasien Rawat di Rumah

Umaya Khusniah
Obat Covid-19. (Foto: Ilust/okezone)

Saat ini, obat tersebut akan sulit ditemukan. Namun pemerintah AS akan menjatah pengiriman ke daerah-daerah yang paling parah dilanda Covid-19.

Pfizer mengaku membutuhkan sekitar sembilan bulan untuk memproduksi obat itu. Tetapi mereka memperkirakan akan memangkas setengah waktu pembuatannya di tahun depan. Pfizer juga berencana untuk mengirimkan 80 juta dosis obat ke negara lain.

FDA juga diharapkan untuk menyetujui obat Covid-19 rumahan lain dari Merck. Dengan adanya dua obat ini diharapkan dapat menawarkan perlindungan terhadap varian omicron, yang sekarang merupakan jenis dominan Covid-19.

Meskipun hanya ada satu kematian yang dilaporkan dari jenis itu di AS, rumah sakit di beberapa negara bagian khususnya Midwest merasa kewalahan. Rata-rata ada 140.000 infeksi baru per hari di AS.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal