AS Sukses Uji Coba Rudal Hipersonik, Melesat Lebih dari 5 Kali Kecepatan Suara

Ahmad Islamy Jamil
Pesawat pengebom B-52H yang menjadi media pengujian rudal hipersonik AS (ilustrasi). (Foto: Reuters)

AS memiliki beberapa program pengembangan senjata hipersonik. Badan penelitian berteknologi tinggi Pentagon, DARPA, juga telah menguji rudal yang berbeda awal tahun ini.

Rudal hipersonik menimbulkan ancaman potensial terhadap keseimbangan militer global. Rudal itu mampu diarahkan untuk mengirimkan senjata nuklir tepat sasaran, dengan kecepatan yang sulit bahkan mustahil untuk dicegat.

China melakukan uji coba rudal hipersonik tahun lalu, dan Rusia telah menggunakan senjata serupa selama perangnya di Ukraina. Korea Utara juga mengklaim telah melakukan uji terbang rudal sejenis.

AS menyoroti meningkatnya bahaya dari senjata hipersonik dalam laporan Tinjauan Pertahanan Rudal 2022.

“Senjata hipersonik, yang dirancang untuk menghindari sensor dan sistem pertahanan AS, menimbulkan ancaman yang semakin kompleks karena sifatnya yang berkemampuan ganda (nuklir/konvensional), profil penerbangan yang menantang, dan kemampuan manuver,” demikian bunyi laporan itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 jam lalu

AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS

1 hari lalu

Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak

1 hari lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

1 hari lalu

AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal