AS Terbangkan Lagi Drone Pengintai di Atas Laut Hitam

Umaya Khusniah
RQ-4 Global Hawk terbang di atas Laut Hitam pasca-pencegatan jet Rusia. (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) kembali menerbangkan drone pengintainya di atas Laut Hitam pasca-pencegatan oleh jet tempur Rusia. Pentagon berulang kali menekankan, insiden tersebut tidak akan menghentikan Washington untuk menerbangkan misi serupa. 

RQ-4 Global Hawk menerbangkan misi ke wilayah tersebut pada Jumat (17/3/2023). Itu menjadi penerbangan drone pertama sejak insiden hari Selasa (14/3/2023). 

Jatuhnya drone MQ-9 AS pada Selasa merupakan insiden langsung pertama AS-Rusia sejak perang Ukraina dimulai. Insiden tersebut memperburuk hubungan antara Washington dan Moskow yang sudah tegang. 

Rusia membantah tuduhan AS dua jet tempur Su-27 bertindak sembrono di sekitar pesawat tak berawak AS. Rusia juga menyalahkan 'manuver tajam' yang dilakukan drone sehingga terjadilah kecelakaan itu.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Poin Perjanjian yang Dituntut Iran ke AS, Penarikan Pasukan Israel hingga Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi

57 tahun lalu

Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran

57 tahun lalu

Iran Ingatkan Selat Hormuz hanya Dibuka Bebas 60 Hari, selanjutnya...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal