AS Tinjau Ulang Bantuan ke Myanmar Pascakudeta, Kecuali Bantuan untuk Rohingya

Ahmad Islamy Jamil
Kudeta militer di Myanmar membuat AS berpikir ulang memberikan bantuan kepada negara itu. (Foto: Reuters)

Para pejabat AS dilaporkan juga tengah meninjau sanksi terhadap para pemimpin militer Myanmar dan berbagai perusahaan yang terkait dengan mereka.

Pejabat Departemen Luar Negeri AS sudah memberikan pengarahan kepada staf dari komite hubungan luar negeri di DPR dan Senat AS pada Senin kemarin. Pengarahan itu terkait dengan situasi di Myanmar. Akan tetapi, tidak ada pembahasan soal sanksi baru, menurut sejumlah sumber yang mengetahui masalah itu kepada Reuters.

Pejabat AS juga mencoba untuk bekerja dengan sekutu Eropa dan Asia yang memiliki kontak dengan militer Myanmar. Akan tetapi, upaya tersebut juga tidak membuat banyak kemajuan sejauh ini, kata seorang anggota parlemen AS.

Pemimpin Senat Republik Mitch McConnell, yang memiliki hubungan dekat dengan Suu Kyi, mengatakan, pada Senin lalu dia telah berbicara dengan Biden dan Menteri Luar Negeri Antony Blinken tentang situasi di Myanmar. Dia juga mendesak Pemerintah AS untuk membebankan biaya yang signifikan pada militer Myanmar atas serangan mereka terhadap demokrasi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Terungkap, India "Lindungi" Kapal Perang Iran dari Serangan AS

Internasional
4 jam lalu

Heboh Kabar Rusia Bantu Iran Perang Lawan AS-Israel, Trump: Tak Pengaruh!

Internasional
6 jam lalu

Roket Buatan Rusia Nyaris Hantam Kedubes AS di Irak, Pembalasan atas Serangan ke Iran

Internasional
7 jam lalu

Intelijen AS Ungkap Oposisi Iran Tak Akan Mampu Gantikan Rezim Saat Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal