AS Tuduh Pemerintah Afghanistan Korup, Pangkas Bantuan Rp2,2 Triliun

Nathania Riris Michico
Menlu AS Mike Pompeo (kiri) dalam konferensi pers bersama Presiden Afghanistan Ashraf Ghani di Kabul, 9 Juli 2019 lalu (foto: REUTERS).

Menurut Pompeo, AS telah menarik dana 100 juta dolar yang diperuntukkan bagi proyek energi yang besar, dan akan mendanai proyek itu secara langsung tanpa mengirim dana itu lewat para pejabat Afghanistan.

AS juga akan menahan dana 60 juta dolar yang sedianya diperuntukkan membantu departemen pengadaan Afghanistan.

Trump semula berencana mencapai perjanjian damai dengan Taliban sebelum pilpres di Afghanistan, guna mengakhiri perang AS paling lama, yang dimulai setelah serangan 11 September 2001.

Ashraf Ghani menyatakan keprihatinan besar tentang perjanjian damai itu, yang mensyaratkan AS akan menarik pulang ribuan pasukannya, kendati Taliban tidak mau berunding dengan pemerintahan pimpinannya yang secara resmi diakui dunia internasional.

Taliban menyebut pemerintahan Ghani sebagai boneka yang ditopang AS.

Trump tadinya mengundang pimpinan Taliban dan Ghani ke AS untuk menuntaskan perjanjian damai itu. Namun dia membatalkannya, lantaran serangan Taliban menewaskan satu tentara AS.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
11 hari lalu

Banjir Bandang Terjang Sejumlah Wilayah di Afghanistan, 17 Orang Tewas

Internasional
2 bulan lalu

Dari Sekutu Jadi Ancaman, Kisah Pahit Imigran Afghanistan yang Berbalik Menyerang AS

Internasional
2 bulan lalu

Imigran Afghan Pelaku Penembakan Tentara Garda Nasional AS Mantan Pekerja CIA, Apa Motifnya? 

Internasional
2 bulan lalu

1 Tentara Garda Nasional AS yang Ditembak Imigran Afghanistan Dekat Gedung Putih Meninggal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal