AS Ulangi Ancaman Tarif 100% untuk Rusia, Peringatkan yang Negara-Negara Impor Minyak

Anton Suhartono
Karoline Leavitt menegaskan pemerintah AS tak main-main dengan ancaman tarif 100 persen terhadap Rusia (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menegaskan tak main-main dengan ancaman tarif 100 persen terhadap Rusia. Negara itu diberi waktu 50 hari untuk menyepakati gencatan senjata dengan Ukraina atau tarif tersebut akan diberlakukan.

"Nah, dalam 50 hari, sebagaimana telah disampaikan dengan jelas, jika tidak ada perjanjian gencatan senjata atau kesepakatan damai dalam jangka waktu tersebut, jika Rusia menolak untuk menyetujui gencatan senjata secara sah, mereka akan menghadapi tarif sangat tinggi dan mereka juga akan menghadapi sanksi sekunder," kata Juru Bicara Gedung PutihKaroline Leavitt, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (18/7/2025).

Dia melanjutkan negara-negara yang membeli minyak dari Rusia juga akan dikenai sanksi demi memukul perekonomian Rusia.

"Tentu saja, ini akan sangat merugikan perekonomian Rusia," kata Leavitt.

Meski demikian, dia berdalih Presiden AS Donald Trump ingin perang diakhiri dengan solusi diplomatik, bukan justru menimbulkan konflik baru.

"Dia telah mendorongnya, presiden ingin menghentikan pembunuhan dan dia ingin menyelamatkan nyawa," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Klaim AL dan AU Iran Sudah Lenyap, Pabrik Senjata Hancur

21 jam lalu

Trump Ingin Hancurkan Iran, Menlu Araghchi: Bakal Gagal, AS Kalah!

1 hari lalu

Kecelakaan Horor, Pesawat Cessna Tabrak Helikopter Polisi di Udara

1 hari lalu

Trump Ancam Hukum Negara-negara yang Kerja Sama Ekonomi dengan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal