“Yang tidak dia terima adalah gagasan bahwa bertemu dengan seseorang akan melegitimasi mereka atau membuat Anda setuju dengan semua yang mereka lakukan. Sangat sederhana, semua orang menginginkan kesepakatan mengakhiri perang ini. Bagaimana Anda bisa membuat kesepakatan tanpa Anda bertemu mereka?” ujarnya, seperti dikutip dari Bloomberg, Minggu (1/11/2026).
Pejabat Uni Eropa, Kaja Kallas, mengatakan kehadiran Putin di KTT G20 di Miami pada Desember berisiko menormalisasi kembalinya Rusia ke forum internasional di saat perang di Ukraina masih berkecamuk.
Menurut Kallas, undangan AS kepada Putin menimbulkan pertanyaan besar serta berisiko menormalisasi kejahatan perang yang dilakukan Rusia di Ukraina.
Trump mengundang Putin ke KTT G20 di Florida, namun Kremlin belum memastikan apakah sang presiden akan datang atau tidak.
Rubio mengungkap kemungkinan kedua pemimpin bisa bertemu lebih cepat, yakni di KTT APEC pada November di Shenzhen, China.
Dia menegaskan, di luar perang Ukraina, penting bagi AS untuk berbicara dengan Rusia mengingat persediaan senjata nuklir negara tersebut dan kebutuhan untuk menghindari konflik lainnya.