Asap Hitam Membubung Dekat Bandara Riyadh Saudi, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan

Rizky Agustian
Asap hitam dan kobaran api terlihat dekat Bandara King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (19/9/2026) waktu setempat. (Foto: X)

Sejumlah warga Riyadh kepada AFP, dengan syarat identitas dirahasiakan, mengaku mendengar suara yang menyerupai serangkaian ledakan menggema di seluruh kota setelah peringatan dikeluarkan.

"Kami melihat asap hitam dan kobaran api ke arah bandara," ujar seorang warga kepada AFP.

Pada Jumat, kelompok Houthi mengumumkan telah menggagalkan serangan Arab Saudi terhadap ibu kota Yaman, Sanaa. Houthi menyebut serangan tersebut memiliki ciri khas operasi kelompok Islamic State.

Juru bicara militer Houthi, Yahya al-Sarea, mengatakan Arab Saudi telah melancarkan 300 serangan di berbagai wilayah Yaman selama sepekan terakhir. Dia memperingatkan serangan yang dilaporkan terjadi di Sanaa "tidak akan dibiarkan tanpa balasan".

Kelompok Houthi diketahui terlibat perang saudara melawan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional. Kelompok tersebut baru-baru ini merebut kendali atas kota pelabuhan strategis Mokha dan Pulau Perim, yang menjadi pintu gerbang menuju jalur pelayaran utama yang digunakan negara-negara Teluk untuk mengekspor komoditas ke Asia dan Eropa.

Houthi menyatakan blokade laut tersebut merupakan tindakan balasan atas blokade yang dilakukan Arab Saudi terhadap pelabuhan dan bandara di wilayah barat laut Yaman yang dikuasai kelompok tersebut.

Kapal-kapal Arab Saudi mengandalkan jalur Laut Merah untuk ekspor minyak sejak konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran secara efektif menutup Selat Hormuz.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
9 jam lalu

Dewan Keamanan PBB Kecam Serangan Houthi ke Arab Saudi

2 hari lalu

Serangan Houthi ke Saudi Makan Korban Jiwa, 1 Orang Tewas Tertimpa Puing Drone di Taif

3 hari lalu

Liga Arab Sebut Menyerang Saudi Sama Saja Mengusik Seluruh Negara Arab!

3 hari lalu

Makkah Jadi Target Serangan Houthi, Arab Saudi: Keamanan Masjidil Haram Harga Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal