ASEAN Serukan Embargo Senjata untuk Myanmar Dicabut, Ini Alasannya

Anton Suhartono
ASEAN serukan perubahan draf resolusi Majelis Umum PBB soal konflik Myanmar (Foto: Reuters)

ASEAN ingin bagian yang berbunyi "Menyerukan penangguhan segera atas pasokan, penjualan atau transfer langsung dan tidak langsung semua senjata dan amunisi, ke Myanmar" dihapus.

ASEAN menginginkan draf resolusi menekankan pada keprihatinan mendalam tentang penahanan para tahanan politik ketimbang mengutuk kudeta. Mereka menyerukan pembebasan para tahanan segera dan tanpa syarat.

Myanmar berada dalam krisis sejak kudeta militer menggulingkan Aung San Suu Kyi pada 1 Februari. Lebih dari 4.000 orang ditahan termasuk Aung San Suu Kyi serta politisi partai berkuasa sebelum kudeta.

Resolusi Majelis Umum PBB tidak mengikat secara hukum namun memiliki kekuatan politik. Berbeda dengan resolusi yang dikeluarkan Dewan Keamanan, tidak ada negara yang memiliki hak veto di Majelis Umum.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

Serangan Udara Hantam Biara di Myanmar, 14 Lansia sedang Meditasi Tewas

7 hari lalu

Teken Kerja Sama, Rusia Akan Kirim Kosmonaut Myanmar ke Luar Angkasa

17 hari lalu

Indonesia Cetak Sejarah di FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir: Ini yang Pertama!

19 hari lalu

Menlu Sugiono: ASEAN Harus Bermanfaat ke Masyarakat, Jangan Jadi Arena Rivalitas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal