ASEAN Tetap Dukung Upaya Damai di Myanmar meski Kecewa denga Junta

Umaya Khusniah
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi. (Foto: Reuters)

Para menteri luar negeri dan perwakilan ASEAN telah sepakat bahwa blok itu harus lebih bertekad untuk membawa solusi damai di Myanmar sesegera mungkin. Mereka menilai, situasi Myanmar tetap kritis dan rapuh.

"Para menteri luar negeri menyatakan keprihatinan dan kekecewaan atas tidak ada kemajuan signifikan dalam implementasi konsensus lima poin," kata Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dalam konferensi pers setelah pertemuan.

Beberapa pekan terakhir, dunia telah menyaksikan beberapa insiden paling berdarah di Myanmar. Di antaranya pengeboman penjara terbesar Myanmar dan serangan udara di Negara Bagian Kachin yang menurut media lokal menewaskan sedikitnya 50 orang.

"Tindakan kekerasan harus segera dihentikan. Dan Indonesia telah menyebutkan bahwa permintaan ini harus segera disampaikan kepada Tatmadaw (militer Myanmar)," kata Retno.

ASEAN telah lama memiliki kebijakan non-intervensi dalam urusan kedaulatan anggota. Namun beberapa negara telah menyerukan agar blok tersebut lebih berani dalam mengambil tindakan terhadap junta.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
7 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

14 hari lalu

Bahlil Ungkap Alasan Belum Teken Kesepakatan Jaringan Listrik ASEAN

31 hari lalu

Prabowo Bertemu Dubes AS untuk ASEAN di Hambalang, Apa yang Dibahas?

1 bulan lalu

Prabowo di Hadapan Putin: ASEAN Tak Selalu Damai, tapi Pilih Konsultasi daripada Konfrontasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal