Asyiknya, Jepang Perkenalkan Waktu Kerja 4 Hari Setiap Pekan

Anton Suhartono
Jepang memperkenalkan waktu kerja 4 hari setiap pekan untuk menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan (Foto: Reuters)

Hari libur tambahan ini juga diharapkan memberikan dampak positif dalam mengantisipasi penurunan angka kelahiran di Jepang. Pemerintah berharap libur tambahan memberikan waktu luang bagi kalangan muda. Dengan begitu, mereka punya lebih banyak waktu untuk bertemu, sehingga bisa menikah dan memiliki anak.

Kebijakan baru ini juga sejalan dengan aturan menjaga jarak sosial di tengah pandemi Covid-19.

Para pemimpin politik Jepang berharap, perusahaan-perusahaan juga memberikan izin kepada karyawan untuk bisa bekerja secara fleksibel, termasuk dari rumah, bahkan setelah pandemi berakhir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Bisnis
2 hari lalu

Ketum Perbanas Hery Gunardi Ungkap Strategi Perbankan Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Health
4 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Nasional
11 hari lalu

Bos Danantara Bertemu Pimpinan Moody’s di AS, Tegaskan Stabilitas Ekonomi RI

Internasional
11 hari lalu

Menara Ikonik Jepang Tokyo Skytree Ditutup gegara Lift Rusak Jebak 20 Orang hingga 5,5 Jam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal