Asyiknya, Jepang Perkenalkan Waktu Kerja 4 Hari Setiap Pekan

Anton Suhartono
Jepang memperkenalkan waktu kerja 4 hari setiap pekan untuk menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan (Foto: Reuters)

TOKYO, iNews.id - Jepang memperkenalkan kebijakan waktu kerja 4 hari setiap pekan untuk mengurangi tekanan mental karyawan akibat beban pekerjaan.

Pemerintah Negeri Sakura, seperti dikutip dari DW, baru-baru ini mengeluarkan pedoman kebijakan ekonomi tahunan, termasuk rekomendasi bagi perusahaan untuk mengizinkan karyawan bekerja 4 hari setiap pekan, dari sebelumnya 5 hari.

Langkah ini diambil pemerintah untuk menciptakan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik yakni dengan mengurangi waktu yang dihabiskan di kantor. 

Dalam garis besar pedoman kebijakan ekonomi dijelaskan, dengan bekerja 4 hari setiap pekan, perusahaan akan terhindari dari potensi kehilangan karyawan ahli dan berpengalaman karena mengundurkan diri. Pasalnya para karyawan juga disibukkan dengan urusan keluarga serta merawat orangtua yang lanjut usia.

Selain itu, kebijakan ini memungkinkan karyawan untuk melanjutkan pendidikan, bahkan mengambil pekerjaan sampingan yang tidak mengganggu pekerjaan utama.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Makro
18 jam lalu

Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh Stabil 5% di 2026, Daya Beli Jadi Sorotan

Internasional
2 hari lalu

Ketika PM Jepang Sanae Takaichi Urus Toilet Wanita di Gedung Parlemen

Nasional
2 hari lalu

Gempa M6,0 Guncang Jepang, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal