Atlet Korut Terancam Dihukum gara-gara Selfie dan Tersenyum bareng Atlet Korsel di Olimpiade Paris

Ahmad Islamy Jamil
Para pemain tenis meja dari Korea Selatan, Korea Utara, dan China berswafoto setelah mereka memenangkan Olimpiade Paris 2024, akhir Juli lalu. (Foto: tangkapan layar/X)

Dikatakan bahwa program pembersihan itu berupa proses penilaian ideologis tiga tahap yang dilakukan oleh Kementerian Olahraga Korut. Tujuannya adalah untuk membersihkan pikiran para pemain dari pengaruh budaya "non-sosialis" yang terbawa pulang dari luar negeri.

Sebelum berangkat ke Paris, para atlet Korut dilaporkan telah diwanti-wanti atau diberi instruksi khusus agar tidak berinteraksi dengan warga Korsel atau atlet asing lainnya di olimpiade. Jika tidak, mereka menghadapi konsekuensinya.

Jika para pemain menentang arahan itu, mereka bisa dihukum, meski hukumannya sendiri tidak jelas. Ketika Tim Nasional Sepak Bola Korea Utara gagal mencetak gol di Piala Dunia 2010, mereka ditegur di depan umum dan harus menanggung serangan kritik selama enam jam, menurut Telegraph. Pelatih timnas negara komunis itu kemudian dipecat dan dijadikan kuli bangunan di area proyek konstruksi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
24 jam lalu

Disaksikan Kim Jong Un, Korut Uji Coba Rudal Balistik Berteknologi AI

11 hari lalu

Korut Sukses Uji Coba Rudal Baru, Kim Jong Un: Musuh Bisa Sakit Kepala!

12 hari lalu

Korea Utara Uji Coba Rudal Balistik Baru, Klaim Paling Canggih

25 hari lalu

Kim Jong Un Berterima Kasih kepada Pasukan Korut yang Bantu Rusia Perang Lawan Ukraina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal