Australia Akan Bantai 10.000 Unta dengan Ditembak dari Udara, Ini Alasannya

Anton Suhartono
Australia akan membantai 10.000 unta liar dengan ditembak dari udara (Foto: AFP)

SYDNEY, iNews.id - Para sniper akan dikerahkan untuk membantai sekitar 10.000 unta di Australia. Mereka menembaki hewan gurun itu dari helikopter mulai Rabu (8/1/2020).

Penyebabnya, kekeringan yang melanda Australia memakasa kawanan unta liar mencari air dekat permukiman di kota-kota terpencil. Kondisi ini bisa membahayakan warga setempat.

Pemusnahan diperkirakan akan berlangsung selama 5 hari di Anangu Pitjantjatjara Yankunytjatjara (APY) Lands, rumah bagi sekitar 2.300 warga adat. Ini akan menjadi pembantaian massal unta pertama di Australia Selatan.

"Kawanan (unta) ini mengancam warga Aborigin yang tinggal di daerah terpencil di APY Lands ketika mencari air," kata komite eksekutif APY Lands, dikutip dari AFP.

Pejabat lokal Australia Selatan mengatakan, kawanan unta merambah permukiman warga perdesaan untuk mencari air. Mereka juga merusak infrastruktur.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
10 jam lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Nasional
12 jam lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
14 jam lalu

Prabowo dan Albanese Teken Traktat Keamanan Bersama Indonesia-Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal