Australia Alami Hari Paling Mematikan selama Pandemi Covid-19

Arif Budiwinarto
Warga Australia beraktivitas luar ruangan mengenakan masker (foto: AFP)

Australia sempat menuai pujian dalam penanganan Covid-19 yang dianggap lebih baik daripada negara-negara maju lainnya seperti Inggris, Spanyol, Italia, dan Amerika Serikat yang paling terdampak pandemi.

Namun, sejak pelonggaran aturan karantina wilayah (lockdown) pada akhir Juni lalu, Australia menghadapi gelombang kedua Covid-19. Melbourne dan Victoria menjadi dua kota dengan penambahan kasus Covid-19 tertinggi setiap harinya. Pada hari Minggu (26/7) kemarin, Victoria terdapat 495 kasus baru, naik dari hari Sabtu (25/7) yakni 357 kasus.

Pemerintah Australia sebenarnya sudah cukup ketat melakukan pengawasan terhadap perilaku warga agar menjalankan protokol kesehatan dengan mamakai masker serta menjaga jarak.

"Hal-hal ini berubah dengan cepat, tetapi kita harus mengatakan bahwa angka-angka ini terlalu tinggi," kata PM Australia, Daniel Andrews.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Nasional
3 hari lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
3 hari lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Nasional
3 hari lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal