Australia dan AS Kerja Sama Bikin Kapal Selam Nuklir, Prancis: Kami Ditusuk dari Belakang

Anton Suhartono
Jean Yves Le Drian menyebut Australia menikam Prancis dari belakang terkait kerja sama kapal selam nuklir dengan Amerika Serikat (Foto: Reuters)

Bukan cuma terhadap Australia, Le Drian juga menumpahkan kemarahan kepada Presiden AS Joe Biden. Perilaku Biden, kata dia, mengingatkannya kepada Donald Trump, yakni membuat Eropa kesal karena kerap memnbuat keputusan tidak terduga.

"Keputusan sepihak, tiba-tiba, dan tak terduga ini sangat mengingatkan apa yang dilakukan Trump," ujarnya.

Sebelumnya Gedung Putih menjelaskan, para pejabat AS telah mengadakan pembicaraan tingkat tinggi dengan Prancis sebelum mengumumkan kontrak baru dengan Australia. Namun juru bicara Kedutaan Besar Prancis di Washington DC mengaku tidak ada konsultasi apa pun soal kesepakatan itu.

"Kami belum diberi tahu sebelum berita pertama dari kesepakatan ini diterbitkan pers Amerika dan Australia, beberapa jam sebelum pengumuman resmi Joe Biden," bunyi pernyataan.

Diketahui, Kelompok Angkatan Laut Prancis, yang sebagian sahamnya dimiliki pemerintah, dipilih untuk membangun 12 kapal selam bertenaga konvensional untuk Australia. Kapal selam itu dibangun menggunakan basis kapal selam bertenaga nuklir Barracuda milik Prancis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Bersejarah! Prancis dan Suriah Sepakat Buka Kedutaan Lagi setelah 14 Tahun

6 hari lalu

Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay

7 hari lalu

Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan

7 hari lalu

Kylian Mbappe Balas Ejekan Rasis Anggota Parlemen Paraguay: Wanita Hina!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal