Austria Tak Akan Pindahkan Kedubes di Israel ke Yerusalem

Anton Suhartono
Presiden Austria Alexander Van der Bellen (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas (Foto: AFP)

"Kami memilih solusi dua negara soal kepada Palestina melalui negosiasi," ujarnya, seraya menegaskan hubungan Austria dan Palestina sangat dekat.

Seperti diketahui, pada Desember 2017 Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, disusul dengan pemindahan kedubes dari Tel Aviv ke Yerusalem pada Mei 2018.

Sejak itu, Palestina menolak keterlibatan AS sebagai penengah tunggal dalam perjanjian damai dengan Israel. Bahkan Abbas menolak bertemu dengan Wakil Presiden Mike Pence saat melakukan tur Timur Tengah pada akhir 2017.

Palestina masih mengakui Yerusalem Timur, yang di dalamnya berdiri Masjid Al Aqsha tempat suci ketiga umat Islam setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Arab Saudi, sebagai ibu kota masa depan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Penampakan Salat Tarawih Perdana di Masjid Al Aqsa, Dibanjiri Ribuan Jemaah Palestina

Nasional
4 jam lalu

Menlu Sugiono Bertemu Wakil Tetap Palestina untuk PBB, Tegaskan Dukungan Indonesia

Nasional
5 jam lalu

Kemlu Kecam Rencana Israel Klaim Lahan di Tepi Barat sebagai Wilayah Negara

Nasional
8 jam lalu

Menag Imbau Masjid Jadi Pusat Doa dan Solidaritas Palestina selama Ramadan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal