Austria Usir Diplomat Rusia karena Tuduhan Jadi Mata-Mata Ekonomi

Ahmad Islamy Jamil
Pemandangan Wina, ibu kota Austria (ilustrasi). (Foto: AFP)

Kemlu Austria menyatakan kepada kantor berita TASS milik Rusia bahwa perilaku diplomat tersebut bertentangan dengan Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik. Namun, kementerian itu tidak menjelaskan lebih lanjut pelanggaran yang dilakukan sang diplomat.

Anggota parlemen Rusia dengan cepat mengutuk langkah Austria tersebut. Kedutaan Besar Rusia di Wina menyatakan, mereka berharap Moskow juga mengusir seorang diplomat Austria sebagai pembalasan.

“Kami marah dengan keputusan tak berdasar dari otoritas Austria,” kata seorang juru bicara Kedubes Rusia di Wina kepada TASS.

Austria menjadi negara Eropa ketiga, setelah Norwegia dan Slovakia, yang mengusir diplomat Rusia pada bulan ini karena tindakan mata-mata atau tuduhan kejahatan lainnya. Padahal, di bawah pimpinan Kanselir Sebastian Kurz, Austria telah memosisikan dirinya sebagai salah satu sekutu terdekat Rusia di Uni Eropa.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
6 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
6 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
7 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal