Awal Mula Maraknya Penangkapan Muslim di India terkait Tulisan "Saya Cinta Nabi Muhammad"

Anton Suhartono
Ungkapan sederhana “Saya Cinta Nabi Muhammad” kini menjadi kalimat yang menimbulkan ketegangan antar-agama di berbagai wilayah India (Foto: AP)

NEW DELHI, iNews.id - Ungkapan sederhana “Saya Cinta Nabi Muhammad” kini menjadi kalimat yang menimbulkan ketegangan di berbagai wilayah India. Dalam sebulan terakhir, puluhan warga Muslim ditangkap polisi hanya karena mengenakan kaus, menulis di dinding, atau mengunggah kalimat tersebut di media sosial.

Gelombang penangkapan ini membuat umat Islam di India gusar. Polisi bahkan memburu siapa pun yang menulis kalimat “I Love Mohammed”, baik di ruang publik maupun dunia maya. Dalam beberapa kasus, rumah warga yang memajang tulisan serupa juga dihancurkan aparat.

Berawal dari Perayaan Maulid di Kanpur

Akar dari rangkaian peristiwa ini bermula pada 4 September di Kota Kanpur, Negara Bagian Uttar Pradesh. Saat itu, umat Islam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan memasang papan bertuliskan “I Love Mohammed” yang dihiasi lampu warna-warni di lingkungan mereka.

Inspirasi tulisan tersebut berasal dari desain populer “I Love New York” dan dimaksudkan sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Namun, perayaan itu memicu reaksi keras dari sebagian kelompok Hindu yang menilai spanduk-spanduk tersebut melanggar aturan perayaan keagamaan.

Mereka melapor ke polisi, menuduh tulisan itu sebagai bentuk provokasi dan tambahan yang dilarang dalam tradisi keagamaan di Uttar Pradesh. Polisi kemudian menindaklanjuti laporan itu dengan menahan sejumlah warga. Namun, dakwaan yang diajukan justru jauh lebih berat daripada sekadar pelanggaran administratif.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Geger! Isyana Sarasvati Akan Tampil di Lollapalooza 2027 di India

6 hari lalu

Teks Khutbah Jumat 4 September 2026 / Rabiul Awal 1448 H Singkat Terbaru

8 hari lalu

Ledakan Dahsyat Pabrik Petasan, 11 Orang Tewas termasuk 8 Anak-Anak

14 hari lalu

Duh! Uang Kertas Senilai Rp222 Juta Ditabung 9 Tahun Rusak Digerogoti Tikus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal