Awas! Nepal Peringatkan Banjir Dahsyat Susulan, Bawa Lumpur dan Puing-Puing 

Anton Suhartono
Permukaan air Sungai Bhotekoshi di Distrik Rasuwa, Nepal, kembali naik pasca-banjir bandang dahsyat pada Rabu (26/8) (Foto: AP)

Banjir bandang besar di Bhotekoshi pada Rabu menghancurkan permukiman dan infrastruktur di Rasuwa. Bencana tersebut sejauh ini telah menewaskan 676 orang, sementara hampir 3.000 lainnya, di Nepal dan China, hilang. 

Dari jumlah tersebut, sekitar 300 turis dan peziarah asing di Nepal dan China masih hilang kontak.

Banjir dahsyat pada 26 Agustus lalu dipicu runtuhnya danau atau gunung es yang jatuh ke waduk hingga menjebol pintu air, memuntahkan air dalam jumlah luar biasa besar ke sepanjang sungai. Tingginya debit air serta kuatnya gelombang membuat air memasuki desa-desa dan kota-kota di sepanjang aliran sungai. 

Para pengamat menilai runtuhnya gunung es dipicu gempa bermagnitudo 4,4 pada Rabu pagi. Analisis lain menyebutkan gunung es runtuh akibat pemanasan global.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

3 hari lalu

Banjir Bandang Terjang Padang, Akses Jalan Terputus dan Aktivitas Warga Lumpuh

3 hari lalu

Banjir dan Longsor di Nepal, 100 Lebih Pendaki dari Berbagai Negara Terjebak

3 hari lalu

Kondisi Kesehatan Warga Padang Memburuk Pasca-Banjir Bandang, Didera Pusing dan Stres

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal