Azerbaijan Siap Bahas Perdamaian dengan Armenia, Syaratkan Tak Ada Intervensi

Muhammad Fida Ul Haq
Tentara Armenia dan Azerbaijan terlibat bentrokan di wilayah Nagorno-Karabakh. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Azerbaijan ingin melakukan pembicaraan perdamaian dengan Armenia. Azerbaijan percaya kesepakatan itu bisa terwujud tanpa intervensi asing.

"Sebuah perjanjian perdamaian bukanlah fisika nuklir. Jika ada niat baik, prinsip-prinsip dasar perjanjian perdamaian dapat diatur dalam waktu singkat," ujar Hajiyev seperti dilansir dari Reuters, Rabu (22/11/2023).

"Kami membutuhkan perdamaian di wilayah kami, bukan di Washington, Paris, atau Brussels," katanya.

Azerbaijan dan Armenia telah terlibat dalam dua perang selama tiga dekade terakhir. Perang ini terkait Karabakh, sebuah wilayah yang diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan, tetapi memiliki mayoritas penduduk etnis Armenia yang memisahkan diri dan mendirikan kemerdekaan de facto pada tahun 1990-an.

Azerbaijan merebut kembali wilayah tersebut pada bulan September, menyebabkan eksodus massal hampir semua penduduk etnis Armenia di wilayah tersebut sekitar 120.000 orang.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
8 hari lalu

Rencana Ekspor Listrik ke Singapura Belum Jalan, Bahlil: Kita Ingin Ada Win-Win

8 hari lalu

Prabowo: Indonesia-Singapura Sepakat Jaga Selat Malaka Jadi Jalur Pelayaran Bebas

8 hari lalu

Prabowo ke PM Lawrence Wong: Singapura Tetangga Dekat, Stabilitas Jadi Kepentingan Bersama

15 hari lalu

Mentan Ungkap Rencana Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura: Stok Kita Ada 5,1 Juta Ton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal