Badai di Filipina Renggut 68 Nyawa

Anton Suhartono
Warga di Mindanao, Filipina, dievakuasi akibat badai (Foto: AFP)

Menurut Yucot, warga tak menyiapkan langkah preventif karena Usman bukan topan yang membawa angin kencang. Sistem peringatan bencana yang dibuat pemerintah pun tak memasukkannya dalam kategori topan.

"Masyarakat terlalu percaya diri karena mereka dalam suasana liburan Natal dan tidak ada peringatan badai siklon tropis," kata Yucot.

Meskipun Usman sudah bergerak ke barat, banyak daerah yang masih terdampak dengan sisa-sisa hujan. Hingga saat ini masih ada 17 orang yang dilaporkan hilang dan 40.000 lainnya mengungsi.

Filipina diterjang topan dan badai rata-rata 20 kali setiap tahun, menewasan ratusan orang dan membuat jutaan warga terdampak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

Penambakan Brutal di SMA Filipina, Pelaku Siarkan Langsung Aksinya di Media Sosial

5 hari lalu

Brutal! Siswa SMA di Filipina Tembaki Teman di Kelas, 3 Orang Tewas

7 hari lalu

Menipu Rp11,6 Triliun, Anak Wali Kota di Filipina Diburu FBI

11 hari lalu

Wapres Filipina Sara Duterte Dituntut atas Tuduhan Mengancam Bunuh Presiden Marcos Jr

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal