Badai Tropis Nepartak Ancam Olimpiade Tokyo, Bawa Angin 90 Km per Jam

Anton Suhartono
Olimpiade Tokyo diwarnai ancaman badai tropis Nepartak pekan depan (Foto: Reuters)

"Kami akan mengambil tindakan yang bertanggung jawab," tuturnya.

Jepang merupakan negara langganan topan karena lokasinya yang strategis. Musim topan di Jepang berlangsung sekitar Mei hingga Oktober dengan masa puncak biasanya terjadi pada pada Agustus dan September.

Sebelumnya angin topan juga sempat mengganggu event olahraga di negara itu. Pada 2019, Topan Hagibis melanda saat Jepang menjadi tuan rumah Piala Dunia Rugbi. Saat itu badai menewaskan lebih dari 100 orang dan memaksa penyelenggara Piala Dunia membatalkan tiga pertandingan.

Sementara itu penyelenggara Olimpiade terus berjibaku dengan virus corona. Hingga hari ini setidaknya 132 orang yang terkait dengan pesta olahraga positif Covid-19. Pada Minggu ada 10 kasus baru yang dilaporkan, termasuk seorang atlet golf Amerika Serikat, Bryson DeChambeau. 

Sementara itu pada Sabtu kemarin, penyelenggara melaporkan penambahan 17 kasus baru, yakni 14 orang kontraktor, seorang atlet, dan dua ofisial pertandingan. Salah dari mereka diketahui tinggal di perkampungan atlet.

Meski jumlah kasusnya kecil dibandingkan dengan total atlet dan staf yang terlibat, kabar ini cukup membuat kekhawatiran publik terhadap keamanan acara tersebut.

Lepas dari kasus infeksi, penyelenggara berjanji menggelar Olimpiade dan Paralimpiade secara aman dengan aturan karantina dan tes untuk mengekang penyebaran virus corona.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil

57 tahun lalu

Gempa Besar Guncang AS, Venezuela, dan Jepang, Ini Penjelasan Ahli

57 tahun lalu

Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang

57 tahun lalu

Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal