Badan Meteorologi Saudi: Arafah Kemungkinan Dilanda Hujan saat Wukuf

Anton Suhartono
Petugas badan meteorologi Saudi menunjukkan peta cuaca di Mekkah (Foto: SPA/Twitter)

Juru bicara badan meteorologi, Hussain Al Qahtani, menjelaskan, kondisi ini disebabkan tingginya suhu dan tingkat kelembaban yang akan mencapai puncaknya pada Senin sore.

Menurut dia, suhu di Mekkah mencapai 43 derajat Celsius sedangkan kelembabannya 65 persen. Jarak pandang diperkirakan mencapai tujuh kilometer saja.

Jamaah akan berkumpul di Arafah mulai Senin pagi waktu setempat. Mereka beribadah dengan membaca Alquran, berdo'a, dan mendengarkan khotbah.

Sementara itu untuk mengantisipasi jamaah yang sakit, sejak jauh hari, otoritas kesehatan sudah menyiapkan segala keperluan.

Menteri Kesehatan Tawfiq al-Rabiah mengatakan, lebih dari 30.000 petugas medis bersiaga di 25 rumah sakit untuk melayani para jamaah secara gratis. Mereka juga siap melaksanakan operasi jika ada jamaah yang mengalami gangguan jantung.

Saudi menargetkan menambah kuota haji dan umrah menjadi 15 juta pada 2020, dan akan menggandakannya lagi menjadi 30 juta pada 2030.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Kritik Wacana Non-Muslim Jadi Petugas Haji, MUI Minta Prioritaskan Umat Islam

4 hari lalu

MUI soal Wacana Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji: Toleransi Ada Batasnya

4 hari lalu

Kemenhaj Wacanakan Warga Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji, Ini Respons MUI

11 hari lalu

Kemenhaj Tangani 244 Kasus Haji dan Umrah, Kerugian Tembus Rp247 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal