Baku Tembak dengan Polisi, 2 Petinggi Kelompok Militan Tewas

Ahmad Islamy Jamil
Polisi India menggelar upacara peringatan 75 Tahun Kemerdekaan negara itu di Kashmir, 15 Agustus 2021. (Foto: Reuters)

NEW DELHI, iNews.id – Polisi dan kelompok militan terlibat baku tembak di Kashmir, Senin (23/8/2021). Dua petinggi kelompok itu tewas dalam insiden tersebut.

Kepala Kepolisian Kashmir, Vijay Kumar mengatakan, kedua tokoh militan yang tewas itu adalah kepala Front Perlawanan Kashmir (TRF), Abbas Sheikh, dan wakilnya, Saqib Manzoor. Mereka dalam baku tembak di kota terbesar Kashmir, Srinagar, kemarin.

Menurut Kumar, para gerilyawan itu terlibat dalam puluhan pembunuhan. TRF dituding bertanggung jawab atas penghilangan nyawa Babar Qadri (seorang pengacara terkemuka di Kashmir) serta beberapa pegawai Partai Bharatiya Janata, partai yang berkuasa di India.

“TRF adalah cabang dari kelompok militan yang berbasis di Pakistan, Lashkar-e-Toiba,” kata Kumar kepada Reuters, Senin (23/8/2021).

India dan negara tetangganya, Pakistan, telah lama mempersengketakan Kashmir, terutama sejak berakhirnya pemerintahan kolonial Inggris pada 1947. Kedua negara sama-sama mengklaim wilayah itu secara penuh, namun pada faktanya hanya menguasai Kashmir sebagian.

Lebih dari 50.000 orang tewas dalam lebih dari tiga dekade pemberontakan di Kashmir. India menuding pemberontakan itu dikobarkan oleh Pakistan, yakni lewat dukungan negara Islam itu kepada kelompok-kelompok militan Muslim yang memerangi aparat keamanan India di sebagian wilayah yang terbagi itu.

Sementara, Pakistan mengklaim hanya menawarkan dukungan politik kepada sesama Muslim di Kashmir.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pesawat Air India Bawa 145 Orang Terjun 90 Meter dalam Sekejap, Pilot Ternyata Positif Ganja

4 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Mirip NATO, Turki Ungkap Cara 3 Negara Balas Serangan

4 hari lalu

Muncul 'NATO' Baru di Timur Tengah? Ini Isi Pakta Pertahanan Makkah

7 hari lalu

Diteken di Makkah! Turki, Saudi dan Pakistan Sepakati Kerja Sama Pertahanan Saling Melindungi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal